PAI Kelas 8 Semester 2 – Pertemuan 10: Menghindari Pertengkaran dan Mengutamakan Tabayyun
PAI Kelas 8 Semester 2 – Pertemuan 10
Menciptakan Kedamaian: Menghindari Pertengkaran dan Pentingnya Tabayyun
Selamat hari ini, Tiara!
Hari ini kita sampai pada bagian akhir dari pembahasan akhlak tercela yang harus kita hindari. Sering kali, minuman keras atau perkataan yang buruk berujung pada perselisihan dan perkelahian. Oleh karena itu, Islam mengajarkan kita untuk selalu menjaga kedamaian dan membiasakan diri melakukan cek dan ricek (tabayyun) sebelum mempercayai sebuah berita agar tidak terjadi salah paham.
Informasi Kurikulum (Modul Ajar)
- Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik mampu menganalisis dampak buruk pertengkaran, memahami konsep tabayyun berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis, serta mengimplementasikannya untuk mewujudkan kedamaian di lingkungan sekitar.
- Tujuan Pembelajaran (TP): Menjelaskan bahaya pertengkaran dan pentingnya menerapkan sikap tabayyun dalam menyikapi informasi atau masalah.
- Alur Tujuan Pembelajaran (ATP): Puncak pembahasan materi akhlak tercela sebelum kita melakukan evaluasi bab atau beralih ke materi berikutnya.
- Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP): Tiara mampu menjelaskan arti penting tabayyun dan menyebutkan minimal 2 cara menghindari pertengkaran dalam pergaulan sehari-hari.
1. Landasan Dalil: Larangan Bertengkar dan Perintah Tabayyun
Islam adalah agama yang mencintai kedamaian. Jika ada kabar atau berita yang bisa memicu perselisihan, Allah SWT memerintahkan kita untuk berhati-hati melalui Surah Al-Hujurat ayat 6. Mari Tiara dengarkan ayatnya melalui pemutar audio berikut ini:
Terjemahan: "Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu."
2. Materi Utama: Memahami Pertengkaran dan Tabayyun
A. Bahaya Pertengkaran dan Permusuhan
Pertengkaran adalah perselisihan yang disertai dengan kekerasan fisik maupun lisan. Islam sangat melarang umatnya bermusuhan lebih dari tiga hari. Pertengkaran hanya akan melahirkan rasa dendam, memutus tali silaturahmi, dan menjauhkan kita dari pertolongan Allah.
B. Apa itu Tabayyun?
Secara bahasa, Tabayyun artinya mencari kejelasan atau meneliti sampai jelas. Secara istilah, tabayyun adalah sikap memeriksa kembali kebenaran suatu informasi atau berita yang kita dengar sebelum kita mempercayainya atau membagikannya kepada orang lain.
Di zaman sekarang, banyak sekali berita bohong (hoaks) atau aduan domba yang menyebar. Jika kita langsung menelan informasi tersebut tanpa bertanya langsung (klarifikasi) kepada orang yang bersangkutan, maka pertengkaran sangat mudah terjadi.
3. Cara Menghindari Pertengkaran dalam Pergaulan
Berikut adalah beberapa sikap mulia yang bisa Tiara terapkan agar terhindar dari konflik:
- Mengendalikan Amarah: Ingat kembali materi pemaaf; orang yang kuat bukanlah orang yang jago berkelahi, melainkan orang yang mampu menahan dirinya saat marah.
- Berpikir Sebelum Berbicara: Pastikan kata-kata yang kita ucapkan tidak menyinggung atau merendahkan hati orang lain (tawadhu').
- Mengutamakan Musyawarah: Jika ada perbedaan pendapat dengan teman, selesaikan dengan kepala dingin dan bicarakan baik-baik.
4. Referensi Audio-Visual
Untuk mendengarkan ulasan menarik tentang bagaimana cara meredam emosi dan pentingnya tabayyun di media sosial, silakan akses link berikut:
5. Refleksi dan Evaluasi (Sesuai KKTP)
Tiara, mari kita tuangkan pendapatmu di kolom komentar di bawah ini:
- Berdasarkan Surah Al-Hujurat ayat 6 yang kita dengarkan tadi, apa dampak buruk yang akan terjadi jika kita terburu-buru mempercayai kabar buruk tentang teman kita tanpa melakukan tabayyun terlebih dahulu?
- Sebutkan 2 cara nyata yang bisa Tiara lakukan untuk menghindari pertengkaran seandainya ada teman yang tidak sengaja memicu amarah Tiara!
- Mengapa memiliki sifat pemaaf dan rendah hati (tawadhu') sangat membantu kita dalam mencegah terjadinya perkelahian?
Daftar Pustaka
- Buku PAI dan Budi Pekerti Kelas 8 Kurikulum Merdeka 2021.
- Tafsir Al-Misbah, Prof. Quraish Shihab (Kajian Surah Al-Hujurat).
- Sumber Audio: EveryAyah.com.
Penutup
Alhamdulillah, seluruh rangkaian materi akhlak tercela yang harus kita hindari sudah selesai kita pelajari. Dengan menjauhi miras, judi, dan pertengkaran, kita telah menjaga diri kita menjadi remaja muslim yang berakhlak mulia. Pekan depan, kita akan mengadakan review materi atau bersiap untuk evaluasi berkala. Mari kita tutup pertemuan hari ini dengan mengucap Hamdalah.
Komentar
Posting Komentar