PAI Kelas 8 Semester 2 – Pertemuan 6: Meraih Keberkahan dengan Puasa Sunnah
PAI Kelas 8 Semester 2 – Pertemuan 6
Puasa Sunnah: Amalan Tambahan Penghapus Dosa
Selamat hari ini, Tiara!
Minggu lalu kita sudah membahas puasa wajib. Hari ini, kita akan mengenal puasa-puasa yang sifatnya sunnah. Ibarat rumah, jika puasa wajib adalah tiangnya, maka puasa sunnah adalah hiasan indah yang membuat rumah tersebut semakin sempurna di mata Allah.
Informasi Kurikulum (Modul Ajar)
- Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik mampu menganalisis macam-macam puasa sunnah serta mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk ketaatan.
- Tujuan Pembelajaran (TP): Mengidentifikasi jenis-jenis puasa sunnah, waktu pelaksanaan, dan keutamaannya.
- Alur Tujuan Pembelajaran (ATP): Pendalaman materi puasa setelah memahami konsep puasa wajib di pertemuan sebelumnya.
- Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP): Tiara mampu menyebutkan minimal 3 jenis puasa sunnah beserta waktu pelaksanaannya secara tepat.
1. Landasan Dalil: Keutamaan Amalan Sunnah
Rasulullah SAW sangat menganjurkan kita untuk menghidupkan amalan sunnah. Dalam sebuah Hadis Qudsi, Allah SWT berfirman:
"Tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada apa yang telah Aku wajibkan kepadanya. Dan hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan-amalan sunnah hingga Aku mencintainya." (Hadis Riwayat Bukhari)
Silakan Tiara dengarkan Surah Fatir ayat 32 yang membahas tentang orang-orang yang berlomba-lomba dalam kebaikan melalui pemutar audio di bawah ini:
Terjemahan: "...dan di antara mereka ada yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang besar."
2. Materi Utama: Jenis-Jenis Puasa Sunnah
Ada beberapa puasa sunnah yang sangat populer dan sering dipraktikkan oleh umat Islam. Mari kita pelajari jadwalnya:
A. Puasa Senin dan Kamis
Puasa yang dilakukan setiap hari Senin dan Kamis. Rasulullah sering melakukannya karena pada dua hari tersebut amal manusia diperlihatkan kepada Allah, dan beliau ingin amalnya diperlihatkan saat sedang berpuasa.
B. Puasa Syawal
Dilakukan selama 6 hari di bulan Syawal (setelah hari raya Idul Fitri). Keutamaannya sangat besar, yaitu seperti berpuasa setahun penuh.
C. Puasa Arafah
Dilakukan pada tanggal 9 Zulhijjah bagi orang yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji. Puasa ini dapat menghapuskan dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.
D. Puasa Daud
Ini adalah puasa sunnah yang paling dicintai Allah, yaitu dilakukan secara selang-seling: satu hari berpuasa dan satu hari tidak.
E. Puasa Ayyamul Bidh
Dilakukan setiap pertengahan bulan hijriah, yaitu tanggal 13, 14, dan 15. Disebut Ayyamul Bidh karena pada saat itu bulan sedang terang benderang (hari-hari putih).
3. Referensi Audio-Visual
Untuk penjelasan lebih detail mengenai tata cara dan niat puasa sunnah, silakan klik link berikut (terbuka di tab baru):
4. Refleksi dan Evaluasi (Sesuai KKTP)
Ayo kita berdiskusi sejenak, Tiara silakan jawab di kolom komentar:
- Dari jenis-jenis puasa sunnah di atas, manakah yang menurut Tiara paling menantang untuk dilaksanakan? Berikan alasannya!
- Sebutkan 3 jenis puasa sunnah yang baru saja kita pelajari beserta waktu pelaksanaannya!
Daftar Pustaka
- Buku PAI dan Budi Pekerti Kelas 8 Kurikulum Merdeka 2021.
- Kitab Bulughul Maram (Bab Puasa Sunnah).
- Sumber Audio: EveryAyah.com.
Penutup
Masya Allah, ternyata banyak sekali ya peluang untuk mendapatkan pahala melalui puasa. Semoga Tiara bisa mencoba salah satunya nanti. Sampai jumpa di pertemuan ketujuh, kita akan membahas hal-hal yang membatalkan puasa dan hikmahnya. Mari tutup dengan Hamdalah.
Komentar
Posting Komentar