PAI Kelas 8 Semester 2 – Pertemuan 3: Meneladani Ibnu Sina dan Al-Khwarizmi

PAI Kelas 8 Semester 2 – Pertemuan 3

Mengenal Tokoh Ilmuwan Muslim: Sang Penakluk Angka dan Penyembuh Dunia

Selamat hari ini, Tiara!

Setelah minggu lalu kita melihat kemegahan Baitul Hikmah, hari ini kita akan berkenalan dengan dua sosok jenius yang lahir dari rahim peradaban tersebut. Mereka adalah bukti nyata bahwa ilmu pengetahuan adalah jalan kemuliaan.

Informasi Kurikulum (Modul Ajar)

  • Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik mampu menganalisis tokoh-tokoh ilmuwan muslim pada masa Bani Abbasiyah untuk menumbuhkan semangat berkarya.
  • Tujuan Pembelajaran (TP): Mengidentifikasi profil dan kontribusi Ibnu Sina dalam kedokteran serta Al-Khwarizmi dalam matematika.
  • Alur Tujuan Pembelajaran (ATP): Mendalami tokoh spesifik sebagai kelanjutan pemahaman sejarah institusi Daulah Abbasiyah.
  • Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP): Tiara mampu menyebutkan minimal masing-masing satu karya besar dari Ibnu Sina dan Al-Khwarizmi.

1. Landasan Dalil: Pentingnya Hikmah (Kebijaksanaan)

Semangat para ilmuwan ini didorong oleh sabda Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Tirmidzi:

"Kalimat hikmah (ilmu) adalah barang hilang milik orang mukmin. Di mana pun ia menemukannya, maka ia lebih berhak mengambilnya."

Silakan Tiara dengarkan Surah Al-Baqarah ayat 269 yang membahas tentang pemberian "Al-Hikmah" atau ilmu pengetahuan melalui pemutar audio di bawah ini:

Audio Surah Al-Baqarah Ayat 269:

Terjemahan: "Dia memberikan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa diberi hikmah, sesungguhnya dia telah diberi kebaikan yang banyak."

2. Materi Utama: Dua Bintang Peradaban

A. Ibnu Sina (Avicenna) - Sang Bapak Kedokteran

Ibnu Sina adalah ilmuwan yang hafal Al-Qur'an sejak usia 10 tahun. Beliau menulis buku legendaris berjudul Al-Qanun fi at-Tibb (The Canon of Medicine). Buku ini menjadi rujukan utama ilmu kedokteran di seluruh universitas Eropa selama ratusan tahun.

Pelajaran untuk kita: Ibnu Sina membuktikan bahwa kecintaan pada Al-Qur'an adalah dasar untuk menguasai ilmu sains lainnya.

B. Al-Khwarizmi - Bapak Aljabar

Pernahkah Tiara mendengar kata "Algoritma"? Kata itu diambil dari nama beliau. Al-Khwarizmi adalah penemu angka nol yang memudahkan kita menghitung hingga hari ini. Karya besarnya yang paling terkenal berjudul Al-Jabr (Aljabar).

Tanpa jasa beliau, komputer dan teknologi pembaca layar yang Tiara gunakan sekarang mungkin tidak akan pernah ada.

3. Referensi Audio-Visual

Untuk mendengar narasi lebih lengkap tentang biografi kedua tokoh ini, silakan klik link di bawah ini (terbuka di tab baru):

4. Refleksi dan Evaluasi (Sesuai KKTP)

Tuliskan jawaban Tiara di kolom komentar ya:

  1. Ibnu Sina hafal Al-Qur'an di usia sangat muda sebelum jadi dokter. Bagaimana pendapat Tiara tentang hubungan antara mencintai Al-Qur'an dan menjadi pintar?
  2. Buku apa yang ditulis oleh Al-Khwarizmi dan apa satu penemuan beliau yang kita gunakan sampai sekarang?

Daftar Pustaka

  • Buku PAI dan Budi Pekerti Kelas 8 Kurikulum Merdeka.
  • "The History of Islamic Medicine" oleh Edward G. Browne.
  • Sumber Audio: EveryAyah.com (Qari: Mishary Rashid Alafasy).

Penutup

Masya Allah, hebat sekali ya tokoh-tokoh kita. Tiara juga pasti bisa menjadi "ilmuwan" di bidang yang Tiara sukai nanti. Sampai jumpa di pertemuan keempat untuk membahas Hikmah Literasi. Mari kita tutup dengan Hamdalah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IPA Kelas 8 – Pertemuan 6: Jaringan pada Hewan (Jenis, Ciri, dan Fungsi)

IPA Kelas 8 – Pertemuan 3: Perbandingan dan Peran Makhluk Hidup Bersel Satu dan Banyak

Seni Budaya Kelas 8 – Pertemuan 3: Jenis Dinamika dalam Musik