PAI Kelas 8 – Pertemuan 8: Iman kepada Qada dan Qadar
PAI Kelas 8 – Pertemuan 8
Iman kepada Qada dan Qadar
Assalamu’alaikum Tiara, hari ini kita akan belajar tentang iman kepada Qada dan Qadar. Ini adalah rukun iman yang keenam dan menjadi penyempurna keyakinan seorang muslim.
π― Tujuan Pembelajaran
- Menjelaskan pengertian Qada dan Qadar.
- Menyebutkan dalil Al-Qur’an tentang Qada dan Qadar.
- Membedakan Qada dan Qadar.
- Menunjukkan contoh sikap orang yang beriman kepada Qada dan Qadar dalam kehidupan sehari-hari.
π Pengertian
Qada adalah ketetapan Allah sejak zaman azali (sebelum manusia diciptakan).
Qadar adalah perwujudan atau kenyataan dari ketetapan itu dalam kehidupan manusia.
Allah berfirman:
“Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.” (QS. Al-Qamar: 49).
⚖️ Perbedaan Qada dan Qadar
- Qada: ketetapan Allah yang berlaku umum dan bersifat global.
- Qadar: pelaksanaan atau kejadian dari ketetapan Allah secara nyata.
Contoh: Allah menetapkan manusia akan mati (Qada). Adapun kapan, di mana, dan bagaimana cara kematian seseorang, itu adalah Qadar.
π Macam-Macam Qada dan Qadar
- Qada Mubram: ketetapan Allah yang tidak bisa diubah, misalnya umur dan kematian.
- Qada Muallaq: ketetapan Allah yang masih bisa berubah dengan usaha dan doa manusia, misalnya keberhasilan belajar.
π± Contoh Perilaku Orang yang Beriman kepada Qada dan Qadar
- Bersyukur ketika mendapatkan nikmat.
- Sabar ketika menghadapi musibah.
- Rajin berusaha dan berdoa agar mendapatkan hasil yang baik.
- Tidak sombong ketika berhasil, karena semua atas izin Allah.
Contoh sederhana: Jika Tiara belajar dengan sungguh-sungguh lalu berhasil meraih nilai baik, maka itu adalah Qadar dari usaha yang dilakukan dengan izin Allah.
π Kisah Nabi Ayub a.s.
Nabi Ayub a.s. dikenal sebagai teladan kesabaran. Beliau diuji dengan sakit bertahun-tahun lamanya, kehilangan harta, bahkan kehilangan anak-anaknya. Namun, Nabi Ayub tetap sabar dan tidak pernah berhenti berdoa kepada Allah. Akhirnya, Allah memberi kesembuhan dan mengganti semua yang hilang dengan berlipat ganda. Dari kisah ini kita belajar untuk selalu bersabar menghadapi Qadar Allah yang berat.
π Kisah Nabi Ya’qub a.s.
Nabi Ya’qub a.s. diuji dengan kehilangan putranya, Nabi Yusuf a.s., yang hilang selama bertahun-tahun. Walau sangat sedih, Nabi Ya’qub tetap tegar, berserah diri, dan yakin kepada Allah. Kesabarannya membuat beliau tetap kuat hingga akhirnya dipertemukan kembali dengan putranya. Dari kisah ini kita belajar untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah.
π§ͺ Aktivitas
- Sebutkan dua contoh Qada Mubram dan Qada Muallaq dalam kehidupan sehari-hari!
- Ceritakan pengalaman ketika kamu berusaha keras lalu mendapatkan hasil sesuai harapanmu.
- Diskusikan: mengapa manusia tetap harus berusaha meskipun semua sudah ditetapkan Allah
Komentar
Posting Komentar