IPA Kelas 8 – Pertemuan 2: Klasifikasi Makhluk Hidup Berdasarkan Sel dan Makanan

IPA – Kelas 8

Pertemuan 2: Klasifikasi Makhluk Hidup Berdasarkan Sel dan Cara Memperoleh Makanan

Selamat hari ini, Tiara!

Pertemuan kali ini kita akan mengenal lebih jauh tentang klasifikasi makhluk hidup berdasarkan dua hal penting, yaitu jumlah sel penyusun tubuh dan cara memperoleh makanan. Yuk, kita mulai!


🔬 1. Klasifikasi Berdasarkan Jumlah Sel

Semua makhluk hidup tersusun dari bagian kecil yang disebut sel. Sel itu seperti batu bata yang menyusun bangunan. Ada makhluk hidup yang tubuhnya hanya tersusun dari satu sel saja, dan ada juga yang memiliki jutaan bahkan miliaran sel.

  • Makhluk Hidup Bersel Satu (Uniseluler): Hanya punya satu sel, tapi sel ini bisa melakukan semua aktivitas penting seperti bergerak, makan, dan berkembang biak.
  • Contoh: Amoeba (bergerak dan menangkap makanan dengan tubuhnya), Bakteri (ada yang baik, ada juga yang bisa menyebabkan penyakit), Paramecium (bentuknya seperti sandal dan hidup di air).
  • Makhluk Hidup Bersel Banyak (Multiseluler): Tersusun dari banyak sel. Setiap sel punya tugas sendiri. Misalnya, sel otot untuk bergerak, sel darah membawa oksigen, dan seterusnya.
  • Contoh: Manusia, ayam, ikan, pohon mangga, semangka.

Pertanyaan kecil: Apakah Tiara tahu hewan apa yang kecil sekali tapi hidup sendiri? Itu biasanya makhluk bersel satu!


🍀 2. Klasifikasi Berdasarkan Cara Memperoleh Makanan

Semua makhluk hidup butuh makanan agar tetap hidup dan tumbuh. Tapi tidak semua makhluk hidup mendapat makanan dengan cara yang sama. Ada dua kelompok utama:

🔹 A. Makhluk Hidup Autotrof

Autotrof adalah makhluk hidup yang bisa membuat makanannya sendiri. Biasanya, mereka menggunakan cahaya matahari, air, dan udara (karbon dioksida) untuk membuat makanan dalam bentuk gula melalui proses yang disebut fotosintesis.

Contoh: Semua tumbuhan hijau seperti bayam, pohon kelapa, rumput, dan daun sirih. Di daun mereka terdapat zat hijau daun (klorofil) yang menangkap cahaya matahari.

Cara kerjanya:

  • Daun menangkap cahaya matahari
  • Akar menyerap air dari tanah
  • Udara (karbon dioksida) masuk melalui pori-pori daun
  • Lalu tumbuhan membuat makanan sendiri berupa zat gula dan melepaskan oksigen ke udara

Hasilnya: Tumbuhan jadi sumber makanan bagi makhluk hidup lain, seperti hewan dan manusia.

🔹 B. Makhluk Hidup Heterotrof

Heterotrof adalah makhluk hidup yang tidak bisa membuat makanannya sendiri. Mereka harus memakan makhluk hidup lain, baik tumbuhan maupun hewan, agar tetap hidup.

Contoh:

  • Manusia: makan nasi, sayur, daging, buah.
  • Hewan pemakan tumbuhan (herbivora): kambing, kelinci, sapi.
  • Hewan pemakan daging (karnivora): harimau, elang, singa.
  • Hewan pemakan tumbuhan dan daging (omnivora): ayam, bebek, manusia.

Coba pikirkan: Mengapa manusia harus makan setiap hari? Karena tubuh kita butuh energi dari luar, tidak bisa membuat sendiri seperti tumbuhan!


🧠 Rangkuman

  • Makhluk hidup bisa dibedakan berdasarkan jumlah sel (uniseluler dan multiseluler)
  • Makhluk hidup juga dibedakan berdasarkan cara memperoleh makanan (autotrof dan heterotrof)
  • Tumbuhan hijau adalah autotrof, sedangkan manusia dan hewan adalah heterotrof

📋 Tugas Refleksi

Silakan jawab pertanyaan berikut ini:

  1. Apa itu makhluk uniseluler dan berikan satu contohnya!
  2. Sebutkan tiga makhluk hidup yang tergolong multiseluler!
  3. Jelaskan perbedaan antara autotrof dan heterotrof dengan bahasamu sendiri!
  4. Tumbuhan membuat makanannya sendiri melalui proses apa?
  5. Tiara termasuk autotrof atau heterotrof? Jelaskan!

Silakan jawab pertanyaan ini dan sampaikan kepada gurumu.


🌟 Penutup

Hari ini Tiara sudah belajar banyak tentang makhluk hidup berdasarkan jumlah sel dan cara mendapatkan makanan. Semoga semakin paham dan semangat belajar ya. Sampai jumpa di pertemuan selanjutnya!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IPA Kelas 8 – Pertemuan 6: Jaringan pada Hewan (Jenis, Ciri, dan Fungsi)

IPA Kelas 8 – Pertemuan 3: Perbandingan dan Peran Makhluk Hidup Bersel Satu dan Banyak

Seni Budaya Kelas 8 – Pertemuan 3: Jenis Dinamika dalam Musik